Media Sharing, Informasi masalah Hukum, Keislaman, Tips dan Bisnis

Showing posts with label tips andtrick. Show all posts
Showing posts with label tips andtrick. Show all posts

Lagi, Ilmu Falak: 6 Langkah Mudah Mengukur Arah Kiblat Dengan Kompas dan Busur Derajat

 Pada postingan kali ini saya akan membahas terkait cara mengukur arah kiblat dengan menggunakan alat Kompas dan Busur Derajat. Akan tetapi sebelum saya bahas mengenai cara pengukurannya alangkah baiknya memahami terlebih dahulu apa itu kompas dan apa itu busur derajat.

Mungkin sudah tidak asing lagi ketika mendengar kata Kompas dan Busur Derajat, karena pada dasarnya orang sudah tahu akan alat ini akan tetapi mungkin belum terlalu faham mengenai penggunaanya terlebih belum tahu bahwa kedua alat ini bisa digunakan untuk mengukur arah kiblat.

Ilmu Falak

Kompas

Kompas adalah alat navigasi berupa panah penunjuk magnetis yang menyesuaikan dirinya dengan medan magnet bumi untuk menunjukan arah mata angin. Pada dasarnya kompas bekerja berdasarkan medan magnet. Kompas bisa menunjukan kedudukan kutub-kutub magnet bumi, jarumnya selalu menunjukan arah utara - selatan magnetis.

 Busur Derajat

Busur derajat atau yang sering kita kenal dengan nama busur, adalah alat pengukur sudut yang berbentuk setengah lingkaran 1800 atau bisa juga berbentuk lingkaran 3600

Itulah mungkin pengertian dan fungsi dari kompas dan busur derajat. Kompas maupun busur derajat ternyata bisa juga dipakai untuk mengukur arah kiblat, meskipun kedua alat ini dalam akurasinya kurang begitu akurat, tapi setidaknya kita bisa mengetahui arah kiblatnya ke arah mana. Lalu bagaimana caranya ? simak penjelasannya di bawah ini 馃憞

Cara mengukur Arah Kiblat dengan Kompas dan Busur Derajat

Caranya cukup mudah, akan tetapi harus mengikuti beberapa langkah sebagai berikut :

1. Siapkan alat-alat

Alat-alat yang dibutuhkan untuk menunjang pengukuran ini diantaranya :

  • Kompas
  • Busur Derajat
  • Penggaris
  • Spidol

Setelah alat-alat di atas sudah lengkap, lanjut ke langkah berikutnya ;

2. Hitung arah kiblat

Untuk menghitung arah kiblat ini bisa menggunakan Rumus Trigonometri, sudah saya jelaskan di postingan Cara Menghitung dan Menentukan Arah Kiblat Dengan Rumus TrigonometriApabila sudah dihitung dan diketahui derajat arah kiblatnya, lanjut langkah berikutnya ;

Baca Juga :

Seputar Arah Kiblat

3. Mencari arah Utara Sejati

Untuk mencari arah utara sejati ini menggunakan Kompas, anda bisa memanfaatkan kompas yang ada di aplikasi ataupun kompas lain yang tingkat akurasinya juga tinggi. Disini saya mencontohkan menggunakan kompas yang ada di Aplikasi GPS Test. Sebelum menggunakan Aplikasinya pastikan bahwa anda jauh dari benda-benda yang bersifat magnetis, karena kompas itu rentan terhadap benda-benda magnetis dan supaya akurasi kompasnya juga tinggi. Caranya adalah buka aplikasi GPS Test, pilih bagian penampilan kompas, letakan Hp anda di lantai, netralkan atau cari angka kompas 000 dengan memutar Hp anda. Supaya ada gambaran saya tampilkan gambar di bawah ini.

Ilmu Falak

Setelah netral kompasnya, lanjut langkah berikutnya ;

4. Membuat Garis arah Utara dan Selatan

Perhatikan gambar di bawah ini :

Ilmu Falak

Ilmu Falak

Gambar : Garis Utara dan Selatan

Caranya letakan penggaris di atas Hp yang sedang ada di tampilan aplikasi kompas sejajar dengan Huruf N dan S, beri tanda titik untuk mewakili titik N dan S setelah itu tarik garis dari titik N ke S, maka itu adalah garis yang menunjukan Utara dan selatan, N = Utara S = Selatan. Setelah selesai lanjut ke langkah berikutnya ;

5. Membuat Garis Barat dan Timur

Caranya cukup gampang tinggal cari titik tengah pada garis Utara - Selatan, tarik garis membelah garis utara - selatan dengan menggunakan Busur derajat atau penggaris biasa, sebelumnya beri tanda titik di masing-masing ujung busur/penggaris ujntuk mempermudah anda. Perhatikan gambar di bawah ini :

Ilmu Falak

Sekarang sudah dapat diketahui arah Utara - Selatan - Barat dan Timur. Setelah tahap ini selesai, lanjut ke langklah berikutnya.

6. Ukur derajat arah kiblat

Caranya letakan Busur dengan pas pada titik pusat arah mata angin yang telah diketahui sebelumnya, lalu cari derajat berapa arah kiblat tersebut (hasil perhitungan) dari Utara ke Selatan, beri tanda titik pada derajatnya, terakhir tarik garis dari titik derajat tadi ke arah titik pusat sampai melewatinya. Itulah garis kiblatnya. Perhatikan gambar di bawah ini :

Ilmu Falak

Ilmu Falak

Gambar : Garis Ka'bah 65 derajat

Disini saya mencontohkan hasil perhitungan saya menunjukan garis Ka'bahnya adalah 65 derajat.

Bagaimana simple bukan mengukur arah kiblat menggunakan Kompas dan Busur Derajat ini. Semoga artikel ini memberikan manfaat bagi semuanya.

Terimakasih...  

Share:

Cara menghitung arah kiblat dengan rumus Trigonometri

Arah kiblat adalah arah yang menuju ke bangunan ka'bah yang berada di makkah, yang dijadikan kiblat oleh umat Muslim di dunia.

Indonesia adalah negara yang letaknya jauh dari kota makkah yang memaksa harus adanya perhitungan dan pengukuran dalam menentukan arah Kiblat ini.

Ilmu Falak


Ada beberapa metode yang bisa dilakukan untuk menghitung dan mengukur arah kiblat. di dalam artikel ini akan saya jelaskan cara perhitungan arah kiblat dengan menggunakan rumus Trigonometri.

Baik langsung saja ke pembahasannya.

Menghitung arah kiblat dengan menggunakan rumus Trigonometri

Untuk menghitung arah kiblat menggunakan rumus trigonometri ini tentunya perlu data-data yang mendukung pada saat perhitungannya, adapun data-data yang dibutuhkan pada saat akan melakukan perhitungan adalah :

(蠒t) = .............

(位t) = .............

(蠒k) = 21°25’21,04”

(位k) = 39°49’34,33”

SBMD = ............

Ket :

(蠒t) = Lintang Tempat

(位t) = Bujur Tempat

(蠒k) = Lintang Ka’bah

(位k) = Bujur Ka’bah

SBMD = Selisih Bujur Makkah Daerah

Baca juga : Seputar Arah Kiblat

Perlu diketahui bahwa sebelum melakukan perhitungannya harus ada data di atas terlebih dahulu. Adapun data 蠒k dan 位k itu sudah baku/tetap angkanya jadi tidak perlu diubah lagi, angka ini merupakan hasil riset Kyai Slamet Hambali pada saat beliau melaksanakan ibadah haji ke tanah suci, lalu beliau menaruh aplikasi google earth di atas ka'bah (persis di tengah-tengah di atas ka'bah) dan muncul lah angka tersebut.

Lalu untuk data 蠒t dan 位t itu bisa diketahui dari aplikasi GPS Test dan harus diingat bahwa untuk angka 蠒t  harus negatif (-) meskipun nanti di GPS Test menunjukan angka positif, kenapa 蠒t harus negatif ? ini harus negatif karena pada dasarnya letak Indonesia ini berada di bawah garis khatulistiwa atau melewati garis katulistiwa.

Rumus :

Cotan B = Tan 蠒k x Cos 蠒t : Sin SBMD - Sin 蠒t : Tan SBMD

Adapun langkah-langkah perhitungannya adalah :

1. Download Aplikasi GPS Test

Anda bisa mendownload aplikas GPS Test di Play Store di Hp Android anda.

2. Mencari Angka 蠒t dan 位t

Untuk mencari angka ini tidak terlalu rumit, anda cukup membuka aplikasi GPS Test, akan tetapi anda sebelumnya aktipkan terlebih dahulu mode GPS yang ada di Hp anda jangan lupa data selullar juga diaktipkan, tunggu sampai tampilan di GPS Test menjadi 3D Fix, lalu anda bisa lihat di bagian penampilan lintang dan bujur. disana akan muncul dua baris angka, artinya angka yang di atas menunjukan lintang dan di bawahnya angka bujur. 

3. Mencari SBMD

Untuk mencari SBMD caranya bagaimana ? caranya adalah 位t - 位k gampangnya untuk mencari selisih adalah dengan mengurangi angka terbesar dengan angka terkecil, Maka tinggal kurangi saja 位t - 位k .

4. Masukan Rumus

Cotan B = Tan 蠒k x Cos 蠒t : Sin SBMD - Sin 蠒t : Tan SBMD

Data sudah lengkap, selanjutnya tinggal masukan saja angka data-datanya, angka yang muncul hasil dari pada perhitungan rumus di atas itu adalah arah kiblatnya.

Agar lebih faham akan saya coba dengan data di bawah ini :

Contoh

Data ini saya ambil dari aplikasi GPS Test, lokasi di Pondok Pesantren Al-Ihya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon dengan rincian data sebagai berikut :

Ilmu Falak

Gambar : Data diambil dari aplikasi GPS Test


Di atas adalah tampilan Aplikasi GPS Test bagian penampilan lintang dan bujur. Maka jika diuraikan sebagai berikut :

(蠒t) = -6044'28,893"

(位t) = 108032'05,298"

(蠒k) = 21°25’21,04”

(位k) = 39°49’34,33”

SBMD :
位t - 位k 
= 108032'05,298" - 39°49’34,33”
= 68042'30,97" (Ini angka SBMD)


Cotan B
= Tan 蠒k x Cos 蠒t : Sin SBMD - Sin 蠒t : Tan SBMD
= Tan 21°25’21,04” x Cos -6044'28,893" : Sin 68042'30,97" - Sin -6044'28,893" : Tan 68042'30,97"
65°6’43,86” (Ini adalah arah kiblatnya ditarik dari utara ke barat)

Baca juga : Perbedaan Kiblat dab Ka'bah

Dan untuk selanjutnya hasil perhitungan ini bisa dilakukan pengukuran arah kiblatnya entah itu dengan menggunakan alat seperti busur derajat, segitiga kiblat dan lain sebagainya.

Catatan : Apabila anda kesulitan dalam melakukan perhitungan, bisa dibantu dengan menggunakan kalkulator saintific, bisa anda download di Hp anda.

Cara menggunakan kalkulatornya :

Tekan Shift Tan ( masukan data )X-1 =

5. Azimuth kiblat
Untuk Azimuth kiblat ini gampang saja, tinggal 360 derajat dikurangi Cotan B
jadi, Azimuth = 360 - 65°6’43,86”
                       = 294° 53' 16.1" (maka ini adalah nilai Azimuthnya)

Gimana sangat mudah bukan ? selamat mencoba, semoga bermanfaat.

Terimakasih...
Share:

Tips sebelum membuat Design

 Haloo Sobat.. Selamat Pagi, Selamat Siang, Selamat Sore bahkan Selamat Malam untuk kalian semua, semoga kalian selalu dalam keadaan sehat, Amiien..

Baik Sobat, dalam postingan ini saya akan mencoba memberikan beberapa Tips atau Cara untuk Sobat semua sebelum membuat suatu Design / Mendesign, karena pada dasarnya sebelum membuat suatu Design, baik itu membuat brosur, pamflet dan lain sebagainya, ada beberapa hal yang mesti sobat semua perhatikan guna ketika pada saat Mendesign sobat semua tidak terhambat oleh sesuatu yang sobat tidak tau, dan ini merupakan hal terpenting yang harus dimiliki oleh seorang Designer Grafis.

Ilmu Falak

Langsung saja, Tips atau langkah awal sebelum membuat design yang harus dilakukan oleh seorang designer adalah:

Pertama,

Berdo'a, Alangkah baiknya sebelum mendesign seorang designer Berdoa terlebih dahulu, tips yang pertama ini memang terlihat sepele, namun jika sobat teliti bahwa ada satu ungkapan suatu usaha tanpa disertai Do'a sama dengan sombong, pun ketika Do'a tanpa adanya usaha sama dengan bohong. Jadi kiranya penting bagi sobat semua sebelum Mendesign agar terlebih dahulu membaca Do'a guna usaha/kegiatan sobat semua selalu diridhai Tuhan. Untuk metode berdoa itu sendiri saya kembalikan kepada kepercayaan masing-masing.

Kedua,

Memilih jenis perangkat lunak, perkembangan teknologi informasi dalam bidang pengembangan perangkat lunak aplikasi (perangkat lunak) Design, Internet dan Teknologi digital lainnya pada masa sekarang memaksa munculkan media atau aplikasi baru. Oleh karena itu banyak pilihan bagi sobat semua dalam menentukan aplikasi yang nantinya akan sobat gunakan pada saat membuat Design. Akan tetapi secara umum aplikasi (perangkat lunak) Design Grafis dibedakan ke dalam dua bagian: 1. berbasis vector dan yang ke 2. berbasis bitmap.

Pengertian Design Grafis Vector adalah Design Grafis yang berbasis besaran dan arah atau magnitude dan direction. Sedangkan Design Grafis yang berbasis Bitmap adalah Design Grafis yang memiliki berjuta-juta titik atau pixel. Salah satu contoh perbedaannya adalah jika Gambar berbasis Vector diperbesar maka gambar tersebut akan tetap jelas, sedangkan yang berbasis bitmap ketika diperbesar maka akan nampak kabur atau kualitas gambar pecah.

Berikut adalah nama-nama perangkat lunak untuk Design Grafis :
Vector : CorelDraw, FreeHand dan Adobe Illustrator.
Bitmap : Paint, Photoshop, Corel Photopaint dan Gimp.
Dari nama-nama di atas silahkan sobat pilih salah satu yang cocok untuk sobat gunakan pada saat Mendesign.

Ketiga,

Menetapkan Perangkat Lunak, artinya adalah sobat harus mengetahui fitur atau peranti yang ada di dalam perangkat lunak tersebut, agar fasilitas dalam perangkat lunak itu digunakan secara optimal sesuai fungsinya. Bila sobat memilih untuk menggunakan CorelDraw maka sobat harus mengetahui terlebih dahulu peranti atau fitur yang ada di dalam CorelDraw, pun sebaliknya ketika sobat memilih untuk menggunakan PhotoShop. Demikian cara ini bisa meminimalisir hambatan yang terjadi pada saat sobat Mendesign.

Itulah sobat kiranya Tips yang saya berikan, jelasnya dari tips di atas kita bisa mengetahui hal terpenting yang harus dilakukan dan langkah awal yang harus dilakukan oleh soerang designer sebelum membuat sebuah design. semoga bermanfaat.

Terimakasih...
Share:

Definition List

Unordered List

MagPress-banner-728×90

Support